Menurut Ansar, selain mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, Pemerintah Provinsi Kepri juga berhasil menjaga stabilitas harga, meningkatkan daya beli masyarakat, serta menekan angka kemiskinan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Amalia Adininggar Widyasanti, yang juga menyampaikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan KURMA Kepri Ramadhan Fair 2026.
“Selamat atas suksesnya pelaksanaan KURMA Fair 2026 ini. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Provinsi Kepulauan Riau,” ujar Amalia.
Sementara itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Mendagri Tito Karnavian dan Kepala BPS RI yang telah berkenan hadir di Provinsi Kepulauan Riau dalam rangka penutupan KURMA Ramadhan Fair 2026.
Ansar menjelaskan bahwa KURMA Kepri Ramadhan Fair merupakan kegiatan yang telah dilaksanakan secara rutin selama tiga tahun terakhir setiap bulan Ramadan di Kepulauan Riau.
Tahun ini KURMA Ramadhan Fair mengangkat tema ‘Ramadhan Membangun UMKM dan Ekonomi Kreatif.
“Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat menikmati berbagai aktivitas seperti bazar UMKM, promosi produk halal, layanan sertifikasi halal, layanan keuangan syariah, serta berbagai pelayanan publik lainnya,” jelas Ansar.
Ia menambahkan, KURMA Kepri Ramadhan Fair 2026 berlangsung selama satu pekan, mulai 2 Maret hingga 8 Maret 2026.
“Semoga KURMA Kepri Ramadhan Fair 2026 ini dapat memberikan manfaat sekaligus keberkahan bagi masyarakat Kepulauan Riau,” tutup Ansar.

