HARIANMEMOKEPRI.COM – Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama PT Pertamina Patra Niaga memperkuat sinergi dalam menjaga keandalan layanan energi penerbangan di Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

Penguatan kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Kontrak Perjanjian Sewa Fuel Delivery System (FDS) yang berlangsung di Hotel Sheraton Grand Jakarta, Jumat (18/9/2026).

Penandatanganan dilakukan Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, bersama Vice President Aviation Fuel Business PT Pertamina Patra Niaga, Yosep Iswadi.

Denny Tondano mengatakan, kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan serta keandalan layanan energi penerbangan di Bandara Internasional Hang Nadim.

“Kerja sama ini menegaskan komitmen bersama untuk menjaga layanan yang andal, aman, efektif dan profesional,” ujar Denny.

Menurutnya, sistem penyaluran bahan bakar penerbangan yang baik menjadi salah satu bagian penting dalam memperkuat konektivitas dan pelayanan kebandarudaraan di Batam.

Ia menyebut, keandalan layanan energi penerbangan juga memiliki keterkaitan dengan berbagai sektor strategis di Batam, mulai dari investasi, industri, logistik hingga transportasi.

Karena itu, BP Batam berharap kerja sama dengan PT Pertamina Patra Niaga dapat memberikan kepastian layanan sekaligus menjadi fondasi untuk pengembangan kerja sama yang lebih luas pada masa mendatang.

“Ke depan, di bawah kepemimpinan Bapak Amsakar Achmad dan Ibu Li Claudia, tentu dapat ditingkatkan skema kerja sama yang lebih luas sehingga bisa terlibat langsung dalam keberlanjutan Bandara Internasional Hang Nadim,” tambahnya.

Sementara itu, Yosep Iswadi mengatakan, kerja sama FDS menjadi langkah strategis PT Pertamina Patra Niaga dalam memperkuat dukungan terhadap ketahanan energi di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam.

“Kami berkomitmen mendukung seluruh kebutuhan penerbangan di Batam sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Yosep.

Ia menambahkan, dukungan tersebut tidak hanya menyasar penerbangan komersial, tetapi juga perkembangan industri aviasi di Batam, termasuk sektor Maintenance, Repair and Overhaul (MRO).

Yosep berharap sinergi antara PT Pertamina Patra Niaga dan BP Batam dapat terus berkembang, terutama dalam pengembangan sarana dan fasilitas pendukung penerbangan di Bandara Internasional Hang Nadim.

“Semoga ke depan kerja sama dapat ditingkatkan, khususnya dalam pengembangan sarana dan fasilitas di Bandara Internasional Hang Nadim,” pungkasnya.