HARIANMEMOKEPRI.COM — Yayasan Dalang Daur Ulang Sinergi Indonesia yang berdiri pada tahun 2022 menginisiasi pertemuan silaturahmi para pelaku pengolahan daur ulang sampah menuju Indonesia Beriman (Bersih Indah Nyaman dan Manfaat), pada Sabtu 11 Februari 2023.

Suryandi selaku perwakilan Yayasan Dalang Duar Ulang Sinergi Indonesia yang sekaligus Komisaris dari PT Humindo Mega Pratama bersyukur bertemu dengan para tamu relawan muda.

Diantaranya ada Adi Raharjo mewakili organisasi Garda Bangsa, kemudian Tama sebagai Ketua Radib (Relawan Damkar Ambulance Indonesia Batam) dan Ery sabagai Relawan Ambulan Gardatani Kepri.

 Baca Juga: Makanan Lambuk Khas Melayu Sudah Pernah Dengar? Ini Resepnya Patut dicoba

Pertemuan silaturahmi ini diadakan di TPA Punggur yang juga tempat dimana alat peraga pemanfaatan sampah bekas yang berbentuk plastik menjadi bahan bermanfaat di masyarakat .

Para peserta pertemuan saling diperkenalkan oleh Suryandi khususnya di bidang alat pengolahan sampah.

Suryandi mempersilakan semua untuk melihat langsung proses mesin dalang (daur ulang) mengolah sampah plastik residu multilayer menjadi kaso plastik dan papan plastik.

Baca Juga: Lestarikan Budaya Bangsa, Pertunjukan Reog Ponorogo Tampil di Acara HUT 1 Abad NU

Suryandi juga menjelaskan bahwa sampah plastik-plastik multilayer biasanya menjadi sampah plastik residu yang dianggap tidak memiliki nilai ekonomis selalu dibiarkan dan menjadi sampah plastik yang bertumpuk dimana-mana.

Hal inilah yang menimbulkan dampak polusi/pencemaran lingkungan khususnya di TPA-TPA (Tempat Pembuangan Akhir Sampah) dan di aliran sungai sampai ke laut.

Sementara Adi Raharjo yang berbadan kekar dan tegap bak peraga fitnes menanggapi bahwa ini merupakan awalnya Ia mengetahui adanya pengolahan sampah menjadi suatu produk.

Baca Juga: Kebakaran Rumah Ayam Geprek Akibat Kebocoran Tabung Gas dan Percikan Api

Dimana sebelumnya Ia berfikir belum pernah ada, tetapi setelah melihat proses pengelolahan sampah yang dilakukan.

Ia sebagai relawan melihat dan menyimpulkan adanya peluang potensi yang bisa dimanfaatkan dari ini dan produk kreatif yang dihasilkannya.

Dimana hasil produksi mesin dalang daur ulang sampah itu berupa papan dan kaso berbahan baku sampah plastik residu.

Melihat peluang potensi ekonomi kreatif yang ramah lingkungan karena produk yang dihasilkan bisa menggantikan bahan baku kayu.

Baca Juga: MV Dumai Line 9 Kandas di Perairan Anak Ayam Kabupaten Meranti, Seluruh Penumpang Selamat

Produk papan dan kaso plastik tersebut masih bisa dikembangkan untuk menjadi meja, kursi, dan berbagai macam produk yang berhubungan dengan Kayu.

Hal ini juga penting dalam pelestarian lingkungan khususnya bila dikaitkan dengan penebangan hutan dan kebersihan lingkungan yang ada di Indonesia.

Pada saat di TPA punggur saya melihat dan belajar ekonomi kreatif yaitu sampah plastik bisa di daur ulang dan menjadi papan plastik,kaso pelastik .

“Saya melihat langsung proses pembuatan papan dan kaso plastik yang terbuat dari bahan baku Sampah plastik dari masyarakat. Ya awalnya saya kira bahwa papan plastik itu di buat dari bahan baku plastik yang masih bersih,”

Baca Juga: Masjid Komunitas Turki Terima Sumbangan Bantuan Untuk Korban Gempa di Turki dan Suriah

“Kesimpulannya bahwa plastik sampah atau sejenisnya yang bisa menjadi sirkular ekonomi untuk di recycle atau daur ulang lagi menjadi sebuah produk baru lagi,”

“Hal ini perlu disosialisasikan dan digerakan secara serius oleh semua pihak kepada masyarakat luas, hingga sirkular ekonomi dipahami, dimengerti dan dilakukan secara berkesinambungan oleh, dari dan untuk masyarakat dan lingkungannya agar lestari dan Indonesia jadi Beriman (Bersih Indah dan Nyaman),” katanya.

Harapan dari semua peserta pertemuan agar program kerjasama harmoni sinergi kolaborasi dalam pengolahan daur ulang sampah dapat terus berkelanjutan, jadi program sosialisasi daur ulang sampah hingga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat luas.

Tentang pentingnya sirkular ekonomi dan pelestari lingkungan hidup yang bersih sehat indah dan bermanfaat.

Sekaligus mengajak semua peserta untuk beramah tamah sambil ngopi dan makan siang bersama.***