Di sisi lain, Amsakar menanggapi berbagai aspirasi warga yang mengemuka di media sosial. Ia memetakan tiga persoalan utama yang menjadi pekerjaan rumah bersama, yakni penanganan krisis air bersih, mitigasi banjir, dan pengelolaan sampah. Penyelesaian masalah krusial ini menuntut sinergi kuat dan koordinasi lintas sektoral yang berkesinambungan.

Kepada para camat dan lurah yang menjadi garda terdepan, Amsakar berpesan agar bersikap responsif dan memberikan solusi nyata atas setiap aduan warga.

“Kalau komunikasi seperti ini sudah terbangun dengan baik, saya yakin permasalahan akan lebih mudah diselesaikan,” ujarnya.

Rangkaian apel gabungan tersebut juga diisi dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) pensiun secara simbolis kepada sejumlah pegawai yang memasuki masa purna tugas. Mengakhiri arahannya, Amsakar menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi dan pengabdian para pegawai tersebut bagi pembangunan Kota Batam.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Batam, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pengabdian serta dedikasi Bapak dan Ibu selama aktif bertugas. Meski telah purna tugas, jangan pernah merasa sebagai orang luar. Bapak dan Ibu sekalian akan tetap menjadi bagian dari keluarga besar Pemko Batam dan BP Batam. Semoga seluruh ikhtiar yang dicurahkan tidak hanya berkontribusi bagi kemajuan kota, tetapi juga bernilai ibadah di sisi Allah SWT,” tutur Amsakar. (Adv)