HARIANMEMOKEPRI.COM – Relawan Ambulans Yayasan Cipta Peduli Bangsa Kepulauan Riau (Kepri) kembali menunjukkan kepedulian sosial melalui kegiatan bakti sosial yang digelar di sejumlah titik di Kota Batam, Minggu, (15/3/2026)
Kegiatan yang menjadi agenda tahunan tersebut diawali sejak pagi hari dengan pembagian paket sembako kepada para penggali kubur di tiga lokasi pemakaman, yakni Pemakaman Taman Langgeng Sungai Panas, Pemakaman Sambau Nongsa, dan Pemakaman Tamiang.
Aksi sosial ini ditujukan sebagai bentuk penghargaan dan kepedulian kepada para penggali kubur yang selama ini berperan penting dalam membantu masyarakat, khususnya dalam pelaksanaan fardu kifayah.
Memasuki sore hari, para relawan melanjutkan kegiatan dengan membagikan takjil kepada para pengguna jalan di lampu merah SP Plaza, Batu Aji.
Pembagian takjil tersebut disambut antusias masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.
Kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama Relawan Ambulans Yayasan Cipta Peduli Bangsa Kepri bersama Yayasan Global Sukses (PGS).
Selain itu, sejumlah komunitas dan organisasi juga turut ambil bagian, di antaranya Beat Night Community, Gerbang Tani DPW Kepri, Iqbal Black Mamba, RAPI Riders, CORE (Communication in Rescue & Emergency), Relawan Ambulans MWC NU Batam Kota, Klinik Marivi Medica dan Laboratorium Batu Aji, serta Ikatan Keluarga Besar Langkat (IKBL).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Risma Neli AMAK dari Klinik Marivi Medica & Laboratorium Batu Aji, Sekretaris Umum Yayasan Cipta Peduli Bangsa Kepri Nurkholis Erwin, Pimpinan Yayasan Puri Global Sukses Wagiman, Pimpinan Monde Medical Cucu Maisaroh, serta Ketua Relawan Ambulans Yayasan Cipta Peduli Bangsa Kepri, Ery Rezki Putra,
Ketua Relawan Ambulans Yayasan Cipta Peduli Bangsa Kepri, Ery Rezki Putra mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian relawan terhadap para penggali kubur yang memiliki peran besar bagi masyarakat.
Para penggali kubur memiliki jasa yang luar biasa bagi masyarakat, khususnya dalam membantu pelaksanaan kewajiban fardu kifayah.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan dukungan moril sekaligus mempererat kebersamaan dengan mereka,” ujarnya.
Ery juga berharap kegiatan sosial tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di masa mendatang.
“Relawan ambulans tidak hanya bergerak dalam pelayanan antar jemput orang sakit maupun jenazah, tetapi juga memiliki berbagai program sosial yang langsung menyentuh masyarakat,” tambahnya.
Salah seorang penggali kubur di Tamiang, Sudir, mengaku terharu atas perhatian yang diberikan para relawan.
Ia menyampaikan doa dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Melalui kegiatan ini, para relawan berharap semangat berbagi, kepedulian sosial, serta nilai gotong royong di tengah masyarakat Batam dapat terus terjaga dan semakin kuat.

