Terkait pembangunan infrastruktur, Amsakar memastikan Pemerintah Kota Batam akan terus melanjutkan pembangunan secara bertahap. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan menyelesaikan berbagai persoalan di lingkungan permukiman.

“Infrastruktur kita tetap terus jalan. Ini sebagai bentuk komitmen dan keseriusan kami untuk secara bertahap menyelesaikan segala persoalan yang dihadapi warga,” ujarnya.

Selain infrastruktur, persoalan sampah turut menjadi perhatian Pemerintah Kota Batam. Amsakar menyampaikan rencana penguatan kerja sama dengan pihak swasta untuk menangani permasalahan sampah di Kecamatan Batu Aji, Sagulung, dan Sekupang agar pengelolaannya dapat berjalan lebih optimal.

Pada kesempatan itu, Amsakar juga mengapresiasi dukungan RT, RW, LPM, dan tokoh masyarakat yang selama ini terlibat dalam pelaksanaan program pemerintah. Ia menilai peran para penggerak masyarakat di tingkat lingkungan sangat penting untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan warga.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada bapak dan ibu semua, karena menjadi bagian penting dalam menyelesaikan seluruh program Amsakar-Li Claudia. Dukungan bapak dan ibu sangat berarti bagi kami,” tuturnya.

Sementara itu, perwakilan FKRT/RW, Eka Pramudia, mengapresiasi berbagai program pembangunan Pemerintah Kota Batam yang dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia secara khusus menyampaikan terima kasih atas pembangunan infrastruktur, termasuk drainase yang mendukung kebutuhan warga.