Menurut Kapolres, bantuan armada tersebut memiliki peran penting dalam memperkuat tugas kepolisian di wilayah perairan sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Bantuan ini sangat berarti dalam memperkuat tugas-tugas kepolisian di wilayah perairan serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Bantuan kapal patroli C2 KP 2005 ini juga menjadi realisasi komitmen Kapolda Kepulauan Riau saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kepulauan Anambas beberapa waktu lalu.

Kehadiran armada baru tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas patroli keamanan laut, pengawasan kawasan perbatasan, pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan, hingga pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat pesisir dan nelayan.

Selain sebagai tradisi penyambutan, prosesi tepung tawar juga mencerminkan kearifan lokal masyarakat Melayu yang senantiasa mengedepankan doa dan harapan dalam setiap langkah pengabdian.

Tradisi tersebut menjadi bentuk dukungan moral masyarakat kepada personel Satpolairud yang akan mengoperasikan kapal dalam menjalankan tugas negara.

Momentum tersebut sekaligus menunjukkan eratnya kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, tokoh adat, dan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah maritim.

Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, bantuan kapal patroli dari Kapolda Kepulauan Riau menjadi dukungan strategis dalam memperkuat pengamanan wilayah laut Anambas.

Dengan bertambahnya armada patroli, Satpolairud Polres Kepulauan Anambas diharapkan semakin optimal dalam menjaga keamanan dan ketertiban perairan, mendukung aktivitas masyarakat maritim, serta memastikan wilayah laut Anambas tetap aman, kondusif, dan menjadi beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia.