Selain itu, Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) juga disiapkan dengan total stok mencapai 11,129 ton guna mengantisipasi kondisi darurat.
Bupati Kepulauan Anambas dalam arahannya menegaskan agar seluruh pihak mengedepankan kepentingan masyarakat tanpa mengabaikan keberlangsungan usaha para pelaku ekonomi.
“Pengawasan harga harus dilakukan secara adil dan menyeluruh. Pemerintah, aparat, dan pelaku usaha harus saling mendukung agar masyarakat mendapatkan harga yang wajar dan barang yang berkualitas,” tegas Bupati.
Dari sisi pasokan, Kepala Bulog Kabupaten Kepulauan Anambas, Rustam, memastikan stok beras Bulog saat ini mencapai 276 ton dan diperkirakan aman untuk kebutuhan tiga bulan ke depan.
Namun, sejumlah distributor mengakui masih menghadapi hambatan distribusi akibat cuaca ekstrem dan terbatasnya transportasi laut.
Rapat koordinasi ini menyepakati sejumlah langkah strategis, di antaranya optimalisasi pasokan dari petani lokal, validasi data stok pangan secara berkala, serta kewajiban distributor melaporkan kondisi harga dan ketersediaan barang kepada pemerintah daerah dan aparat penegak hukum.
Melalui langkah tersebut, Satgas Pangan Polres Kepulauan Anambas berharap stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok dapat terjaga selama perayaan Nataru, sehingga masyarakat dapat merayakan akhir tahun dengan aman dan tenang.

