Abdul Rahman menjelaskan, cuaca ekstrem kemungkinan menjadi salah satu faktor pemicu tenggelamnya kapal.
“Wilayah Anambas mulai memasuki musim utara, di mana hujan lebat dan angin kencang sering terjadi. Kami mengimbau seluruh pengguna transportasi laut agar tetap waspada dan memperhatikan peringatan cuaca dari BMKG,” ujarnya.
Abdul Rahman juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang turut membantu proses evakuasi.
“Koordinasi berjalan sangat baik. Kami bersyukur seluruh awak kapal berhasil diselamatkan dan operasi berjalan tanpa hambatan,” pungkasnya.

