HARIANMEMOKEPRI.COM – Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) ketersediaan bahan pokok (bapok) dalam rangka menghadapi potensi cuaca ekstrem serta menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kegiatan tersebut digelar di Ruang Aula Rapat Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Rabu (17/11/2025).

Rakor ini dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, instansi vertikal, perwakilan distributor bahan pokok, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya yang berperan dalam menjaga kelancaran rantai pasok kebutuhan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Dalam arahannya, Bupati Aneng menegaskan bahwa ketersediaan bahan pokok menjadi prioritas utama pemerintah daerah, khususnya menjelang momentum Nataru yang biasanya diiringi peningkatan kebutuhan dan konsumsi masyarakat.

Ia menilai kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi dapat berdampak langsung terhadap distribusi logistik, mengingat Anambas merupakan wilayah kepulauan yang sangat bergantung pada transportasi laut.

“Cuaca ekstrem bisa menjadi kendala serius dalam proses distribusi barang, terutama bahan pokok. Karena itu, kita harus memastikan sejak dini bahwa stok bapok di Anambas dalam kondisi aman dan mencukupi, sehingga tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga di pasaran,” ujar Aneng.

Bupati juga meminta OPD teknis, seperti dinas yang membidangi perdagangan, perhubungan, dan ketahanan pangan, untuk terus melakukan pemantauan intensif terhadap ketersediaan stok serta perkembangan harga bahan pokok, baik di tingkat distributor maupun pedagang eceran. Langkah ini dinilai penting sebagai upaya antisipasi terhadap potensi gangguan pasokan.

Selain itu, Aneng menekankan pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor, termasuk dengan distributor dan agen pemasok, agar distribusi bahan pokok tetap berjalan lancar meski menghadapi cuaca buruk.

Ia juga mendorong penyiapan stok cadangan serta pengaturan pola distribusi yang lebih efektif, khususnya ke wilayah-wilayah yang berpotensi terisolasi akibat kondisi laut yang tidak bersahabat.

Dalam rakor tersebut, sejumlah OPD memaparkan kondisi terkini ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Secara umum, stok bapok dilaporkan masih dalam kondisi relatif aman. Meski demikian, pemerintah daerah diminta tetap waspada mengingat dinamika cuaca serta meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang akhir tahun.

Rakor juga membahas upaya pengendalian harga agar tetap stabil dan terjangkau. Pemerintah daerah berkomitmen melakukan pengawasan di lapangan serta menjalin komunikasi intensif dengan para pelaku usaha guna mencegah penimbunan maupun praktik spekulasi harga.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas berharap ketersediaan bahan pokok tetap terjaga, distribusi berjalan lancar, dan harga tetap stabil. Dengan demikian, masyarakat dapat menyambut Natal dan Tahun Baru dengan aman dan nyaman meskipun di tengah tantangan cuaca ekstrem.