HARIANMEMOKEPRI.COM — Festival Budaya Batak 2023 Kota Tanjungpinang begitu antusiasnya yang berlangsung di Lapangan Pamedan Jln Ahmad Yani, Jumat (8/2023) pukul 20:15 Wib malam

Pada Festival Budaya Batak 2023 ini seluruh warga perantauan Sumatera Utara tersebut memadati lokasi acara untuk menyaksikan kesenian dan hiburan khas Sumatera Utara. 

Baca Juga: Peristiwa Pulau Rempang, Kabidhumas Polda Kepri Himbau Masyarakat Batam Tidak Terprovokasi Dengan Isu Miring

Di sela sela kegiatan itu, Ria Ukur Rindu Tondang membagikan 1000 buku berjudul Karya Kecil Untuk Negeri secara gratis. Tak hanya itu,  terlihat Kapolresta Tanjungpinang bersama FKPD ikut bergoyang dalam Festival Budaya Batak 2023.

Festival Budaya Batak 2023 di isi oleh Pertunjukan seperti Gondang Batak, serta kesenian 5 puak batak yakni Pakpak, Simalungun, Mandailing, Toba, Karo dan kesenian Budaya Batak lainnya. 

Baca Juga: Rahma Kukuhkan Pengurus Ikatan Keluarga Tambelan Tanjungpinang 2023-2028, H Iskandar Sebagai Ketua Umum

Pada kesempatan yang sama penasehat Rumpun Batak Bersatu Ria Ukur Rindu Tondang mengungkapkan ada 5 puak yang dipersatukan dalam Festival Budaya Batak, sehingga malam ini bisa mengobati rasa rindu akan Kampung halaman.

“Jadi kehadiran kami pada malam hari ini kalau ada yang sudah tiga empat tahun belum pulang kampung malam hari ini serasa di Kampung Tanjungpinang Tanah Melayu serasa Kampung Batak pula,” jelas Ria Ukur yang juga anggota DPRD Kota Tanjungpinang. 

Baca Juga: BNNK Pasang Ratusan Stiker Gratis Rehabilitasi, Kombes Pol Heryanto: Solusi Untuk Masyarakat Kembali Sehat

Ria Ukur Rindu Tondang mengucapkan terimakasih kepada Walikota Tanjungpinang yang telah mengakomodir pada Festival Budaya Batak 2023, diharapkan event seperti ini bisa terus dilakukan agar generasi penerus bisa mengingat budaya orang tuanya.

“Terima kasih banyak untuk ibu Walikota kita dan harapan kami  momen-momen seperti ini boleh dilakukan terus-menerus sehingga anak-anak kami yang sudah lahir di Tanah Melayu tetap mengingat budaya dari orang tuanya budaya ini adalah kebaikan budaya ini adalah kekuatan dan budaya ini adalah persatuan dan kesatuan kami di sinilah kekuatan kami bangso Batak yang ada di Kota Tanjungpinang,” jelasnya. 

Baca Juga: Ribuan Petugas Gabungan Diterjunkan Pada Pemblokiran Jalan Raya, 8 Orang Melawan Petugas Diamankan

Ia menambahkan malam hari ini  inilah budaya Batak tidak perlu malu karena ini adalah kekuatan budaya Batak beraneka ragam jika orang sangka Batak itu hanya satu ternyata ada 5 buah dan semuanya punya ciri khas tersendiri mulai dari baju bahasa dan tari-tariannya.

Budaya Batak memiliki beraneka ragam tetapi bisa menggambarkan keindahan yang mau disampaikan kepada pemerintah Kota Tanjungpinang. Oleh karena itu sebagai anggota DPRD dirinya berharap tetap bisa berkolaborasi melakukan kebaikan pembangunan Kota Tanjungpinang

Baca Juga: Gubernur Kepri Terus Memoles Ibukota Kepri, Salah Satunya Penanggulangan Banjir Saat Hujan Tiba

“Kami percaya SDM yang dimiliki oleh bangso batak ini tidak pernah ketinggalan. Kami merantau ke sini biasanya karena sulitnya kehidupan kami di sana maka kami selalu belajar dengan giat melakukan yang terbaik sehingga kami layak untuk dipakai sekali lagi untuk anak-anak kami yang ada di sini hargailah budaya kita ini heritage kita heritage Nusantara warisan nenek moyang kita ini adalah kebanggaan menjadi orang Batak,” ucapnya. 

Sementara itu Walikota Tanjungpinang Hj Rahma menjelaskan pada pelaksanaan Festival Budaya Batak merupakan kegiatan pariwisata dan membangkitkan ekonomi UMKM.

Baca Juga: BNNK Tanjungpinang Gelar Konsolidasi Kebijakan Kotan Antar Lembaga Guna Tingkatkan Anti Narkoba

“Tentunya upaya kita sama sama bangkit dari pandemic Covid-19 dan salah satu juga cara kita supaya pariwisata kita maju. Karena kota yang maju pariwisatanya salah satunya kesenian dan budaya terjaga dengan baik dan tentu pemerintah memberikan ruang untuk bisa mereka tampil,” pungkasnya.