Sementara itu, beberapa korban telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan pemeriksaan dari petugas medis.

Roby mengatakan, Pemkab Bintan akan terus memantau perkembangan kondisi para korban dan memastikan dukungan diberikan sesuai kebutuhan.

“Fokusnya, pertama ini untuk pemulihan dulu. Kita bersama Jasa Raharja tadi juga sudah mendata. Intinya, kita mendukung sampai korban kecelakaan lalu lintas ini benar-benar pulih,” ungkapnya.

Transportasi Pegawai Akan Dibahas

Roby menjelaskan, penumpang bus yang mengalami kecelakaan tersebut merupakan pegawai dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), yakni Dinas Pendidikan, Dinas Pemuda dan Olahraga, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Bintan.

Bus tersebut selama ini digunakan untuk mendukung transportasi pegawai di lingkungan Pemkab Bintan.

Terkait kondisi kendaraan yang mengalami kerusakan akibat kecelakaan, Roby menyebut pemerintah daerah akan membahas kebutuhan transportasi selanjutnya melalui dinas terkait.

Ia memastikan Pemkab Bintan tetap memperhatikan kebutuhan transportasi guna menunjang aktivitas pegawai.

Tabrakan Terjadi di Jembatan Kangboy

Sebelumnya, kecelakaan antara bus operasional Pemkab Bintan dan mobil Mitsubishi Xpander Cross berwarna putih terjadi pada Selasa (20/10/2026) sekitar pukul 16.20 WIB.

Kecelakaan di Jembatan Kangboy, Jalan Lintas Barat, Kabupaten Bintan, tersebut menyebabkan bus terbalik hingga melintang di badan jalan.

Sopir bus, Nova, mengatakan dirinya mengemudikan kendaraan dengan kecepatan rendah sebelum bertabrakan dengan mobil yang datang dari arah berlawanan.