Ia menjelaskan, rangkaian MPLS dilaksanakan selama lima hari setelah diawali kegiatan pra-MPLS pada Sabtu.

Berbagai materi diberikan kepada siswa, mulai dari pengenalan budaya sekolah hingga pembentukan karakter.

“Materi yang diberikan antara lain tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat, budaya senyum, sapa, salam, etika bermedia sosial, serta penguatan karakter,” jelas Nursanti.

Setelah seluruh rangkaian MPLS berakhir, para peserta didik akan mengikuti kegiatan belajar mengajar secara normal.

Jumlah rombongan belajar tahun ini disesuaikan dengan kapasitas ruang kelas yang tersedia, yakni 10 kelas, sama seperti jumlah lulusan tahun ajaran sebelumnya.

“Tahun ini kami menerima 10 rombongan belajar karena menyesuaikan ketersediaan ruang kelas. Tahun sebelumnya ada 12 rombongan belajar,” tutupnya.

Tidak hanya itu, Walikota Tanjungpinang juga meninjau MPLS di SMPN 1 Tanjungpinang sebagai bentuk dukungan terhadap peserta didik yang mulai masuk sekolah