Di sisi lain, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tanjungpinang, Ruli Friady, memaparkan rute perjalanan kirab obor yang akan melewati sejumlah wilayah kecamatan.

Dari kawasan Istana Kota Rebah, rombongan bergerak menuju Kecamatan Tanjungpinang Timur, dilanjutkan ke Bukit Bestari dan Tanjungpinang Barat, hingga berakhir di Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi.

Ruli menjelaskan, di sejumlah titik pemberhentian, peserta kirab akan turun sekitar 300 meter sebelum kantor kecamatan dan berlari menuju lokasi tersebut. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan menggunakan kendaraan.

Kirab api obor ini menjadi simbol dimulainya semangat persaingan olahraga antarkabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Riau, sekaligus membawa harapan besar bagi Tanjungpinang untuk kembali meraih prestasi tertinggi.