HARIANMEMOKEPRI.COM — Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) secara serentak meluncurkan Pelayanan KB Sejuta Aksptor di seluruh Indonesia.Program ini bertujuan untuk mencapai target Total Fertility Rate (TFR) atau rata-rata perempuan melahirkan pada angka 2,19.

Sementara itu Gubernur Kepri Ansar Ahmad bersama Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepri Rohina dan Ketua TP PKK Provinsi Kepri Hj. Dewi Kumalasari Ansar dengan antusias mengikuti pencanangan nasional secara virtual, sembari meluncurkan program Pelayanan KB Sejuta Aksptor ini di Kepri di Puskesmas Batu 10 Tanjungpinang, Rabu (14/2023)

Gubernur Kepri Ansar Ahmad dalam pencanangan virtual menyatakan komitmennya terhadap program ini. Ia menyadari pentingnya pengendalian pertumbuhan penduduk dalam memastikan keseimbangan antara sumber daya yang tersedia dengan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga: DPD HNSI Kepri Laksanakan Rapat Evaluasi Persiapan Musda dan Terhitung Hari Ini Buka Pendaftaran Calon Ketua

“Semua yang kita lakukan ini, program ini adalah sifatnya program yang preventif. Program preventif ini sangat erat kaitannya dengan program promotif, maka program penyuluhan dan promosilah yang harus kita lakukan secara masif,” kata GubernurKepri Ansar Ahmad.

Sedangkan untuk Provinsi Kepri sendiri jumlah target akseptor adalah sejumlah 15.052 akseptor, sampai dengan jam 09.00 WIB tanggal 14 Juni 2023 sudah tercapai 12.925 akseptor atau 85,87 persen.

Dengan rincian per kabupaten dan kota adalah Kabupaten Bintan 83,4 persen, Kabupaten Karimun 90,75 persen, Kabupaten Natuna 100 persen, Kabupaten Lingga 127 persen, Kabupaten Kep. Anambas 42 persen, Kota Tanjungpinang 104 persen, dan Kota Batam 82,59 persen.