Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya melalui pemberdayaan pelaku UMKM lokal.
“Kita berharap ini tidak hanya berhenti sampai di sini saja. Kami dari Pemerintah Kota Tanjungpinang juga siap berkolaborasi seperti Pemerintah Provinsi Kepri, karena kegiatan UMKM seperti inilah yang memang kita cita-citakan dan kita harapkan dapat menggerakkan ekonomi masyarakat Kota Tanjungpinang,” ujar Zulhidayat.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah dan penyelenggara dapat terus berlanjut sehingga kegiatan serupa bisa digelar secara berkesinambungan dan memberikan manfaat bagi pelaku usaha serta masyarakat.
Dengan keterlibatan lebih dari 130 tenant UMKM dan beragam hiburan selama lima hari, Wonderfoodkepri Fest Vol 2.0 diharapkan menjadi salah satu wadah promosi produk lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Tanjungpinang.

