Ia juga menyebut, Pemerintah Pusat memberikan perhatian khusus kepada Batam, termasuk dalam hal penyederhanaan regulasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah.

“Kami telah berjumpa dengan Bapak Presiden seminggu lalu, dan kami sampaikan agar benturan regulasi antara pusat, provinsi, dan daerah hendaknya dapat diberikan ke Batam,” ungkap Amsakar.

Sementara itu, Ketua DPD REI Khusus Batam, Robinson Tan, mengapresiasi langkah cepat BP Batam dan Pemko Batam dalam menangani banjir serta penyederhanaan perizinan yang selama ini menjadi hambatan utama pengembang.

“Kami senang, Pak. Luar biasa, banyak terobosan yang telah dilakukan dalam waktu singkat. Persoalan banjir direspons cepat, dan perizinan dipangkas dengan limit waktu,” kata Robinson.

Ia berharap BP Batam dan Pemko Batam terus mendukung industri properti yang menurutnya menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

“Properti ini bagian dari etalase ekonomi. Bila properti bergerak, ada sekitar 180 industri ikut bergerak,” pungkasnya.

Acara pembukaan REI Expo 2025 turut dihadiri Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam Fary Djemy Francis, jajaran pejabat eselon II Pemko Batam, perwakilan perbankan, BPJS, pengembang, pelaku usaha bahan bangunan, serta masyarakat yang memadati Grand Batam Mall.