HARIANMEMOKEPRI.COM — Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus menunjukkan komitmennya dalam mengatasi persoalan banjir yang selama ini menjadi masalah menahun di Kota Batam.

Penanganan banjir menjadi salah satu prioritas utama Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala BP Batam yang juga Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra.

Sebagai bentuk keseriusan, telah dibentuk tim khusus atau task force yang secara khusus menangani permasalahan banjir di sembilan kecamatan di wilayah utama (mainland) Batam.

BP Batam pun telah melakukan peninjauan lapangan secara intensif selama 18 hari di sembilan kecamatan tersebut. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto.

“Sudah kita identifikasi dan terindikasi penyebab utamanya. Dengan tinjauan itu, kita bisa rumuskan pengobatannya,” kata Mouris, Minggu (6/7/2025).

Ia menjelaskan, salah satu penyebab banjir di beberapa titik adalah kondisi topografi wilayah yang berbentuk cekungan. Selain itu, kapasitas saluran drainase yang terlalu kecil, adanya penyumbatan dan penimbunan sampah, saluran air yang terputus, serta bangunan yang berdiri di atas Garis Sempadan Sungai (GSS) turut memperburuk situasi.