“Kami memastikan bahwa kebijakan yang disusun berpihak kepada masyarakat. Semua aspirasi akan diproses sesuai mekanisme, skala prioritas, dan kebutuhan nyata di lapangan,” terangnya.

Ellisya juga menjelaskan bahwa program aspirasi ke depan akan difokuskan pada bantuan alat dan bahan yang dapat langsung dimanfaatkan masyarakat bersama pemerintah desa, guna mempercepat pembangunan berbasis partisipasi publik.

Pada kesempatan itu, tokoh masyarakat Desa Bukit Padi menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan komitmen Ellisya yang turun langsung mendengar keluhan warga.

“Kami mengapresiasi kehadiran Ibu sebagai wakil rakyat yang mau mendengar aspirasi kami. Semoga usulan yang disampaikan dapat direalisasikan untuk kepentingan masyarakat,” ujar salah seorang tokoh masyarakat.

Dalam acara tersebut, Ellisya juga mengimbau masyarakat agar waspada terhadap potensi cuaca ekstrem di akhir tahun seperti pasang surut air laut, hujan lebat, dan petir.

Ia mengajak warga untuk rutin memantau informasi cuaca dari BMKG Anambas. Selain itu, ia mengajak seluruh peserta mendoakan korban banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Kegiatan reses ditutup dengan doa bersama dan sesi dokumentasi. Suasana kebersamaan antara warga dan wakil rakyat tampak hangat sepanjang kegiatan.

Reses ini diharapkan semakin memperkuat komunikasi antara legislatif dan masyarakat serta memastikan pembangunan di Kecamatan Jemaja Timur dan wilayah Dapil III berjalan efektif, merata, dan sesuai kebutuhan prioritas warga.