Wisata

Pulau Penyengat Destinasi Wisata Edukasi Sejarah dan Budaya Melayu

52
×

Pulau Penyengat Destinasi Wisata Edukasi Sejarah dan Budaya Melayu

Sebarkan artikel ini
Para siswa SMA Yos Sudarso Kota Batam ketika mengunjungi cagar budaya di Pulau Penyengat

HARIANMEMOKEPRI.COM — Ketika anda mendengar Kota Tanjungpinang, anda pasti langsung berpikir di Kota inilah terdapat sebuah pulau yang banyak menyimpan sejarah dan budaya kerajaan Melayu.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kota Tanjungpinang yang menjadi ibukota Provinsi Kepulauan Riau ini, terdapat Pulau Penyengat yang terkenal akan peninggalan situs sejarah pada masa Kerajaan Melayu Johor Pahang Lingga Riau.

BACA JUGA  Sebagai Daerah Percontohan Mall Pelayanan Publik Digital, Rahma: Berkomitmen Manfaatkan Teknologi Digital

Baca Juga: Batam Homeware Craft Buka Lowongan Kerja, Cek Persyaratannya Disini

Pulau Penyengat juga terkenal karena di Pulau kecil inilah asal muasal Bahasa Indonesia. Pulau yang menjadi tempat bagi Raja Ali Haji menciptakan gubahan syair Gurindam12.

Kekayaan sejarah inilah yang menjadi daya tarik bagi para wisatawan, khususnya generasi milenial untuk mempelajari perjalanan sejarah Kerajaan Melayu di Kota Tanjungpinang.

Baca Juga: Ayu Dewi Ungkap Sisi Lain Sang Suami Regi Datau Saat Makan Bersama Terlihat Begitu Cerewet, Cek Faktanya

BACA JUGA  Keberadaan Indomaret Dan Alfamart Belum Dibutuhkan, Hasan Peningkatan Usaha Ritel Sejalan Dengan UMKM

Sebanyak 170 orang guru dan pelajar SMA Yos Sudarso Kota Batam, diajak berkeliling ke Museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah dan Pulau Penyengat.

Wisata edukasi tersebut, para siswa tidak hanya diperkenalkan dengan koleksi benda bersejarah yang ada di Museum, tetapi juga melihat jelas dan merasakan langsung pengalaman berkunjung ke tempat-tempat sejarah di Pulau Penyengat.

BACA JUGA  Sejumlah Alat Kebersihan Diberikan, Singkronisasi Penataan Ibukota Provinsi Kepri

Baca Juga: Berikut ini Cara Ampuh Membersihkan Paru-paru perokok Menurut dr Jeffri Aloys Gunawan

Salah satu Guru SMA Yos Sudarso Kota Batam, Natalia Dwiki mengatakan dipilihnya pulau Penyengat sebagai tempat pembelajaran sejarah bagi para siswa, karena banyak situs-situs cagar budaya yang memiliki sejarah, sehingga perlu dilakukan peninjauan langsung ke lokasi.

Dengan penguatan sejarah inilah dapat menambah wawasan materi pembelajaran yang lebih baik pada siswa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wisata

Kecamatan Tambelan memiliki 7 Desa yaitu Desa Batu Lepuk,Desa Kampung Melayu, Desa Kampung Hilir,Desa Kukup,Desa Pulau Pinang,Desa Mentebung, Desa Pengikik. Kelurahan Tambelan Bernama Teluk Sekuni, untuk menyambangi desa tersebut dapat ditempuh melalui jalur darat dan laut.