Religi

Doa Tolak Bala Menjadi Tradisi Tahunan Bagi Warga Desa Pondok Kopi Bengkulu

44
×

Doa Tolak Bala Menjadi Tradisi Tahunan Bagi Warga Desa Pondok Kopi Bengkulu

Sebarkan artikel ini
Ritual Doa tolak bala bagi masyarakat Desa Pondok Kopi Kabupaten Muko-muko

HARIANMEMOKEPRI.COM — Doa tolak bala merupakan ritual untuk menolak segala marabahaya yang tidak diinginkan serta mengharapkan kebaikan, keberkahan bagi suatu penduduk.

Sebagaimana yang di lakukan oleh Masyarakat Desa Pondok Kopi, Kecamatan Teras Terunjam, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu menggelar ritual adat yakni doa tolak bala dan membersihkan Desa dari perbuatan tidak baik bagi warganya. 

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Ritual doa tolak bala ini melibatkan seluruh tokoh masyarakat dan tokoh adat dengan doa bersama dengan masyarakat.

Baca Juga: Ketua DPRD Lingga Meminta Fasilitas Kesehatan Jangan Sampai Kosong Petugas Maupun Obat-obatan

Dalam ritual doa tolak bala ini seluruh masyarakat berpartisipasi dengan memasak dirumah masing-masing setelah itu akan dibawa ke lapangan tempat diadakannya Doa tolak bala tersebut.

BACA JUGA  Hadiri Haflah Al Qur'an, Hasan: Al Qur'an Merupakan Petunjuk Hidup

Ritual adat doa tolak bala ini digelar setiap tahunnya oleh masyarakat di Kabupaten Mukomuko umumnya dan Desa Pondok Kopi khususnya.

Ritual ini pertama dilakukan di tempat tertentu yang dilakukan oleh beberapa orang sesepuh dan para tetua Dusun/Desa, dimana mereka menyampaikan tujuan dan harapan masyarakat Desa Pasar Seluma, baik itu yang tinggal di Desa maupun yang berada di perantauan.

BACA JUGA  Berikut Jadwal Waktu Sholat Kabupaten Bintan Tanggal 28 Februari 2023

Baca Juga: Sheila Dara Aisha Jadi Aurora di Film Jalan yang Jauh Jangan Lupa Pulang, Tak Terduga Tembus 50 Ribu Penonton

Kemudian dilanjutkan ritual dengan melibatkan banyak masyarakat untuk berdoa bersama, biasanya di tempat yang luas seperti lapangan. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *