HARIAN MEMO KEPRI, KUNDUR – Sabtu (17/12) sekira 14.30 WIB jalan A Yani, RT001/RW010, Kelurahan Tanjungbatu Kota, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun geger. Sesosok bayi tak berdosa didapati dibuang di semak-semak. Bayi itu pertama kali ditemukan seorang pria bernama Tadjudin (35) warga Jl.Parit gantung Desa Sungai Sebesi Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun.

Kejadian ini bermula, saat Tadjudin baru saja akan memulai aktifitasnya untuk mencari rumput sebagai makanan ternaknya. Seperti biasa, Tadjudin yang mendatangi semak-semak pun memulai memotong rumput  yang bisa dijadikan makanan ternak. Namun baru saja aritnya menebas ilalang liar, pandangannya tertumbuk pada sebuah tas biru yang tergeletak sekitar tiga meteran dari posisinya. Tadjudin pun awalnya tak menggubrisnya. Namun entah kenapa, pandangannya tak bisa terhindar dari tas biru yang tergeletak di semak-semak tersebut. Soalnya sedari tadi, dilihatnya banyak lalat yang biasa menyerbu bangkai terus mengerubungi tas biru tersebut. Rasa penasaranya pun semakin menjadi. Bergegas ia pun menghampiri tas biru tersebut. Sesampainya di tas biru, Tadjudin pun membuka sedikit tas itu. Sempat kaget, lantaran ia melihat sepasang kaki manusia terjuntai keluar dari dalam tas. Namun Tadjudin mengira saat itu hanya sepasang kaki boneka. “Pertama saya kira itu kaki boneka, kemudian saya tinggalkan lagi tas itu dan kembali bekerja mengarit rumput,” ujar Tadjudin membuka kisahnya. Ia pun kembali menebas rerumputan, namun hatinya tak menentu, jantungnya berdegup kencang, rasa penasarannya semakin menjadi-jadi terkait sepasang kaki yang dikiranya boneka tadi. Pikiranya terus mengarah pada tas biru itu. Dan untuk kedua kalinya, Tadjudin kembali menghampiri tas itu, ia pun membuka resleting tas hitam itu seluruhnya. Saat itulah ia melihat kepala bayi yang dikiranya boneka. Tapi masih menyangka itu hanya boneka. Namun jantungnya berdegup kencang ketika melihat perut bayi itu bergerak-gerak laiknya manusia yang sedang bernafas. “Saya lihat perutnya bergerak, baru saya sadar itu bayi manusia yang dibuang, saya mulai panik dan mengabarkan ke warga sekitar,” ceritanya lagi. Tadjudin pun mengabarkan perangkat RT tak jauh dari lokasi penemuan itu. Selanjutnya ia bergegas melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kundur. Dilokasi kejadian, pantauan media, bayi yang ditemukan itu dimasukkan dalam tas ransel warna biru merek Records Kehed. Di lokasi juga ditemukan handuk belang-belang warna kuning, hijau dan biru, kemudian celana, kaos pendek anak yang ditutup rapat resletingnya. Bayi berjenis kelamin perempuan tersebut di tinggal dalam keadaan tanpa busana. Didalam tas dimana bayi perempuan itu ditemukan masih terlihat ari-arinya yang sudah dipenuhi belatung. Polisi yang mendatangi lokasi pun langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Bayi perempuan tu pun langsung dievakuasi ke Puskesmas Kundur untuk mendapatkan perawatan intensif. Di Puskesmas Kundur, didapati bayi perempuan tersebut masih dalam kondisi sehat dan hingga kini masih dalam perawatan medis pihak Puskesmas Kundur. Sampai saat ini belum diketahui siapa ibu yang tega membuang bayi perempuan berkulit putih dan comel tersebut. Polisi masih melakukan penyelidikan. sumber : posmetro (dot) co