Hari ini 1300 Alat G Nose Disiapkan Bagi Penumpang Menggunakan Tranportasi Laut

Avatar of Indra Priyadi

- Redaktur

Selasa, 18 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelayanan G Nose di Pelabuhan SBP ( Foto: Indrapriyadi/Harianmemokepri.com )

Pelayanan G Nose di Pelabuhan SBP ( Foto: Indrapriyadi/Harianmemokepri.com )

Tanjungpinang – Membludaknya penumpang yang akan berangkat antar daerah dalam provinsi sehingga tim kesehatan menyiapkan alat G Nose di Pelabuhan Sri Bintan Pura, Selasa ( 18/05 ).

Menurut Arum Asfrindawati selaku Kepala Layanan Klinik Kimia Farma Tanjungpinang mengatakan, pada pagi hari pihaknya menerima SE Gubernur terbaru, yang pda walnya tidak tau untuk keberangkatan 4 jam ke atas bagi yang menggunakan G nose, Rapid Antigen atau PCR.

Setelah di lapangan dari tim satgas Covid menerangkan bahwa perjalanan di bawah 4 jam harus tetap memakai surat keterangan hasil PCR, antigen maupun G Nose.

“Sebenarnya hari ini tim kami lumayan kaget dan keteteran melayani penumpang yang akan melakukan G Nose mengingat perubahan surat edaran sangat mendadak. Tim kami taunya untuk surat keterangan PCR, Antigen maupun G Nose bagi perjalanan 4 jam ke atas, sehingga pagi tadi sekitar pukul 06:00 Wib atau pukul 07:00 Wib kami menerima informasi untuk perjalanan di bawah 4 jam juga menggunakan surat keterangan hasil G Nose tersebut, ” ungkap Arum.

Arum Asfrindawati Kepala Layanan Klinik Kimia Farma Tanjungpinang ( Foto : Indrapriyadi/Harianmemokepri.com )

Pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan tim kantor pusat untuk penambahan alat G Nose di semua titik pelayanan G Nose termasuk pelayanan di Pelabuhan SBP.

“Hari ini sudah dikoordinasikan untuk segera dikirimkan penambahan di semua titik yang ada pelayanan G Nose, belum bisa dipastikan berapa banyak yang dikirimkan namun untuk pelabuhan SBP kita sudah ajukan dua alat lagi, ” jelas Arum.

Sejauh ini sudah ada yang positif namun setelah dilakukan pemeriksaan kedua kali hasilnya negatif, karena untuk alat G Nose ini sangat sensitif misalkan dari bau mulut atau faktor makanan bisa mempengaruhi hasilnya.

“Tadi sempat ada tiga alat mengalami error karena alat G Nose sendiri sangat sensitif dari faktor lingkungan atau suhu badan agak panas maka alatnya bisa error, untuk hari ini saja ada 900 orang melakukan tes G Nose, sedangkan kantong nafas yang readi ada 1000 unit dan sudah kita tambah lagi 300 unit kantong nafas sedangkan untuk persiapan besok sudah 2000 kantong nafas yang readi, ” pungkasnya.

Berita Terkait

Kantor SAR Natuna Lakukan Kunjungan Kerja ke Kejaksaan Negeri Natuna
Ansar Ahmad Minta Warga Kepri Tetap Waspada Banjir Rob Akibat Pasang Tinggi
Pemprov Kepri Salurkan Bantuan Hibah APBD-P 2025 Seluruh Kabupaten/Kota
Kejati Kepri Ungkap Capaian Penanganan Kasus Korupsi Sepanjang 2025
Kejati Kepri Lakukan Pergantian Pejabat Strategis, Wakajati Diah Yuliastuti Resmi Menjabat
Kejati dan Pemprov Kepri Sepakati Penerapan Pidana Kerja Sosial, Berlaku Mulai 2026
Gubernur Kepri Turun Tangan Bersihkan Gurindam 12, 50 Tong Sampah Baru Dipasang
Mardana Surya Karma Ditunjuk Kembali Pimpin DPP KPK Periode 2025–2030

Berita Terkait

Kamis, 11 Desember 2025 - 21:20 WIB

Kantor SAR Natuna Lakukan Kunjungan Kerja ke Kejaksaan Negeri Natuna

Selasa, 9 Desember 2025 - 11:47 WIB

Ansar Ahmad Minta Warga Kepri Tetap Waspada Banjir Rob Akibat Pasang Tinggi

Selasa, 9 Desember 2025 - 11:05 WIB

Pemprov Kepri Salurkan Bantuan Hibah APBD-P 2025 Seluruh Kabupaten/Kota

Senin, 8 Desember 2025 - 13:44 WIB

Kejati Kepri Ungkap Capaian Penanganan Kasus Korupsi Sepanjang 2025

Kamis, 4 Desember 2025 - 19:47 WIB

Kejati Kepri Lakukan Pergantian Pejabat Strategis, Wakajati Diah Yuliastuti Resmi Menjabat

Berita Terbaru