HARIANMEMOKEPRI.COM —   DPD HNSI Kepri (Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia) menggelar Rapat kerja bersama seluruh DPC se Kepri di Hotel Sampurna Jaya, Senin (26/2023).

Pada Rapat kerja DPD HNSI Kepri ini membahas berbagai isu – isu yang sedang berkembang salah satunya pembahasan kebijakan pasir laut, konflik kelangkaan BBM, serta isu strategis lainnya.

Baca Juga: Masyarakat Tanjungpinang Antusias Pasar Murah Jelang Idul Adha

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD HNSI Kepri H. Eko Prihananto S.Ak  mengatakan pada Rapat kerja ini pihaknya membahas tentang sikap DPD HNSI Kepri terkait permasalahan pasir laut.

“Jadi ada dinamika yang berkembang dan memang sikap DPD HNSI Kepri menolak penambangan pasir laut. Jadi kita melihat kepentingan Nelayan banyak sehingga mengkhawatirkan dampak kepada Nelayan baik jangka panjang dan jangka pendek, “jelas Eko.

Baca Juga: Diduga Tewas Akibat Sakit Yang Di Deritanya, Sunardi Meninggal Dunia Dalam Kurun 24 Jam

Selain permasalahan pasir laut, DPD HNSI Kepri juga membahas Kelangkaan BBM Subsidi dimana pada beberapa Kabupaten di Provinsi Kepri terutama di Bintan yang notabene Nelayannya banyak tapi kuota BBM sedikit sehingga berbanding terbalik dengan kuota di Kabupaten lainnya.