Hukum dan Kriminal

Empat Pelaku Begal Di Relief Antam Kijang Akhirnya Dibekuk Polsek Bintan Timur

69
×

Empat Pelaku Begal Di Relief Antam Kijang Akhirnya Dibekuk Polsek Bintan Timur

Sebarkan artikel ini
Empat orang pelaku pencurian dengan kekerasan yang berhasil diamankan polisi di Pelabuhan ASDP Tanjung Uban

HARIANMEMOKEPRI.COM — Empat Orang pelaku pencurian dengan kekerasan atau kerap kali di bilang begal akhirnya berhasil dilumpuhkan Polsek Bintan Timur, Minggu (16/2023).

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Keempat pelaku pencurian dengan kekerasan ini terjadi di Relief Antam Kijang Kelurahan Kijang Kota Kecamatan Bintan Timur Kabupaten Bintan ini pada pukul 02:00 Wib dengan merampas barang-barang milik korban berupa uang tunai, handphone dan beberapa kunci motor.

BACA JUGA  Akibat Salah Sasaran, Seorang Remaja Aniaya Pengendara Motor

Baca Juga: Peringatan Harsiarnas dan Rakornas KPI di Provinsi Kepri, Momen Skala Nasional Angkat Pamor Kepri

Para pelaku pencurian dengan kekerasan tersebut dilumpuhkan Polsek Bintan Timur di Pelabuhan Punggur Kota Batam pada pagi hari usai Personel Polsek Bintan Timur mengikuti pelaku dari Pelabuhan ASDP Tanjung Uban.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Bintan Timur AKP Rugianto bahwa empat tersangka berhasil diamankan di Pelabuhan Punggur, Kota Batam.

BACA JUGA  Pelaku Penipuan Diringkus Polisi, Dua Orang Melarikan Diri

Baca Juga: Dua Orang Pelaku Pencurian Handphone Dibekuk Reskrim Polresta Tanjungpinang

“Empat tersangka kita ikuti dari pelabuhan Tanjung Uban, lalu kita amankan di Pelabuhan Punggur sekitar pukul 08.00 WIB,” kata AKP Rugianto.

Kapolsek Bintan Timur AKP Rugianto lalu menerangkan kronologi yang dilakukan keempat pelaku pencurian dengan kekerasan ini. Bahwa, bermula ketika kelima korban sedang berhenti di pinggir jalan (Relief Antam Kijang_red).

BACA JUGA  Unit Reskrim Polsek Bintan Timur Ringkus Pelaku Jambret di Tanjungpinang

Baca Juga: Pelepasan Capaska dan PPAN, Sekdaprov Kepri Berpesan Tuntut Ilmu Sebanyak-banyaknya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Headline

Kuasa hukum keluarga almarhum, Sesa Praty Pindana, SH, MH, bersama rekannya Perwira Hakim, SH, dan Agung Ramadhan Saputra, SH, menuntut adanya tanggung jawab moral dari pihak Puskesmas atas dugaan kelalaian yang menyebabkan kematian Dyo.