HeadlinePolitik

Kericuhan Rapat Pleno: Saksi Parpol Bentrok, Penundaan Hasil Pemilihan Kota Tanjungpinang

79
×

Kericuhan Rapat Pleno: Saksi Parpol Bentrok, Penundaan Hasil Pemilihan Kota Tanjungpinang

Sebarkan artikel ini
Salah satu Saksi Parpol dari PDI Perjuangan ketika memanas pada Rapat Pleno KPU Tanjungpinang, Sabtu (2/3/2024) malam

HARIANMEMOKEPRI.COM — Rapat Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara KPU Kota Tanjungpinang diwarnai aksi kericuhan dari Saksi Partai Politik.

Rapat Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara semula berjalan lancar sejak pagi di Hotel CK Tanjungpinang hingga pukul 17:00 WIB dan dilanjutkan malam pukul 19:00 WIB, Sabtu (2/3/2024).

Ketika Rapat Pleno ini akan dimulai, sekelompok orang tanpa diundang memaksa untuk masuk ke dalam ruang Rapat Pleno namun dicegat oleh pihak kepolisian yang sedang berjaga.

Saat Rapat Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara berlangsung, pantauan dalam ruangan salah satu saksi Parpol dari PDI Perjuangan Kepri mengamuk ketika perhitungan suara sedang berlangsung.

Mengamuknya Andi Cori selaku saksi dari PDI Perjuangan dikarenakan pembacaan hasil rekapitulasi oleh PPK Bukit Bestari tidak sesuai dengan hasil yang ia dapatkan.

PPK Bukit Bestari membacakan hasil rekapitulasi sebanyak 3076 suara di hadapan pimpinan rapat maupun saksi Parpol lainnya. Namun, Andi Cori bersikukuh suara PDI Perjuangan sebanyak 3176 suara.

Sisi lain, saksi Parpol dari Hanura membantah bahwa total suara PDI Perjuangan untuk DPRD Kepri sebanyak 3046.

Hal itulah yang membuat Andi Cori mengamuk sambil melemparkan mikropon, Handphone kearah para komisioner KPU Kota Tanjungpinang di depan.

Tak sampai disitu, Andi Cori juga memecahkan meja kaca dan memukul salah satu saksi dari Partai Hanura. Sehingga dengan kejadian itu Rapat Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara di skorsing KPU Kota Tanjungpinang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *