HARIANMEMOKEPRI.COM – Persoalan sampah masih menjadi isu utama di wilayah pesisir, termasuk di Kabupaten Kepulauan Anambas.
Menyikapi hal tersebut, Yayasan Anambas (Anambas Foundation) mengambil langkah nyata dengan membangun Bank Sampah dan Pusat Daur Ulang (PDU) di Desa Kuala Maras, Kecamatan Jemaja Timur.
Program ini tidak hanya bertujuan membersihkan lingkungan, tetapi juga menghadirkan manfaat ekonomi sirkular bagi masyarakat.
Sejak Bank Sampah mulai beroperasi pada 2023, dampak positif terhadap kebersihan lingkungan di Kuala Maras semakin terlihat.
Sebagai daerah kepulauan, Anambas menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan sampah.
Akses terbatas dan biaya angkut yang tinggi membuat sampah kerap menumpuk di desa dan pesisir.
“Kami menyadari bahwa sampah, khususnya plastik, sulit diurai. Jika tidak ditangani dengan baik, akan mencemari laut yang menjadi sumber utama penghidupan masyarakat,” ujar Koordinator Tim Pengembangan Masyarakat Yayasan Anambas, Selasa (19/8/2025)
Melalui program Bank Sampah, masyarakat kini tidak lagi menganggap sampah sebagai limbah, melainkan aset bernilai yang bisa ditabung.

